Grup Band WHY NOT Juara 1 Festival

Grup band "Why Not" Smk Swadaya Temanggung meyabet 2 gelar juara 1 dan gelar the best player vocal, gitar, keyboard dan drum. Grup band genre cadas yang terbentuk awal Agustus 2017 berhasil menjuarai festival band pelajar dan umum (max 30 th) se-Kabupaten Temanggung. Yang di gelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Temanggung pada hari sabtu (25/8) siang. Menyisihkan 14 grup band cadas lainya dari berbagai SMK/SMA di Kabupaten Temanggung selama 1 hari.
     Bukan hanya juara saja yang membanggakan tetapi grup band yang berasal dari Smk Swadaya Temanggung menjadi satu-satunya grup band dari sekolah swasta yang meraih juara dalam festival kali ini. Karena juara 2 sampai juara harapan 3 diraih oleh SMK dan SMA negeri yang berada di Temanggung.
      Juara 2 dan juara 3 dalam katagori band pelajar di raih oleh SMA N 3 Temanggung dan SMA N 1 Pringsurat. Kemudian harapan satu, dua, dan tiga diraih oleh SMA N 1 Parakan, MAN Temanggung dan SMA N 2 Temanggung.
 Selain merebut juara 1 personil grup band "Why Not" juga mendapatkan The Best Player atau pemain terbaik. Vocalis Yuniarti Tri Astuti kelas XI AP 3, Gitaris Galang Riski Syahputra kelas XI TKJ 2, Pianis Bagas Linggar kelas X BG 1 dan Drumer Jordan Dio Haryono kelas XI TKJ 2 sementara Basis terbaik di sabet oleh personil dari SMA N 3 Temanggung.
       Peserta yang mengikuti festival band berjumlah 14 band berasal dari lingkungan sekolah swasta Dan negeri yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung. Festival band pelajar 2018 merupakan wadah kreatifitas yang diadakan DPD KNPI Kabupaten Temanggung. Sasaran dan tujuan tersebut adalah membentuk generasi muda yang kreatif dan menyatakan tidak pada narkoba.
       Pembina ekstra musik SMK Swadaya Temanggung Anang Suseno mengatakan ""Why Not"" yang berarti "Mengapa tidak" sebagai filosofi kalau yang lain bisa berkreasi, berprestasi, berekspresi, mengaransemen dan juara mengapa grup band “Why Not” tidak bisa.
       Acara seperti ini sangat di tunggu-tunggu, dimana kreativitas para seniman muda, para pelajar di Temanggung berekspresi dalam Festival Band seperti saat ini. Berbicara mengenai musik tidak terlepas dari keselarasan harnonisasi dan perasaan. Musik merupakan bahasa global dimana musik sebagai wujud menyampaikan perasaan, situasi, kondisi yang tergambar secara imajinatif dengan satu keselarasan dan perekat satu kesatuan dan kebersamaan ketena musnk tidak mengenal perbedaan usia umur dan agama." Terangnya.


22 Pembaca    |    2 Komentator
Share :

Kirim Pesan Anda