Tinjauan PTM Terbatas, AKS SMK Swadaya Audiensi dengan Kapolres Temanggung

Usai melakukan pemantauan keliling, Kapolres Temanggung, AKBP Burhanuddin gelar audiensi di aula SMK Swadaya Temanggung, Selasa (26/10). Kapolres menyapa dan berdialog dengan 50 siswa perwakilan dari masing-masing unit AKS SMK Swadaya Temanggung. H. Muhasyim, S.Pd. dalam pengantarnya menyampaikan bahwa sekolah telah melaksanakan kewajiban untuk menyediakan fasilitas protokol kesehatan guna menunjang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

“Selanjutnya, mohon pembinaan dari Bapak Kapolres kepada anak-anak kami agar PTM Terbatas ini hadir menjadi solusi bagi pendidikan dan tidak malah menyumbang klaster baru penularan Covid 19.” Pinta Muhasyim, S.Pd.

Pada kesempatan audiensi ini, Kapolres Temanggng menekankan bahwa kunjungan beliau adalah dalam rangka mendukung pelaksanaan PTM terbatas di SMK Swadaya. Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa PTM terbatas ini adalah langkah pemerintah untuk menghidupkan kembali ruh pendidikan di tengah kejenuhan BDR (Belajar dari rumah) selama Pandemi Covid 19. “Melihat kondisi kejenuhan siswa belajar di rumah, pemerintah mengizinkan PTM seiring turunnya kasus Covid 19 secara nasional. Sekolah sudah melaksanakan kewajibannya untuk menyediakan sarana prasarana penunjang prokes, maka selanjutnya tugas adik-adik semua untuk menjaga dan menggunakannya dengan bijak.” Terang AKBP Burhanuddin.

“Seringlah cuci tangan pakai sabun sebelum menyentuh anggota tubuh seperti mulut dan hidung. Gunakan handsanitizer setelah memegang fasilitas publik. Selalu pakai masker dan jangan lupa menggantinya jika sudah kotor. Jangan berkerumun dan jaga jarak saat berkomunikasi dengan teman. Semua hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid 19. Agar jangan sampai ada kluster SMK Swadaya, karena terkena covid 19 itu sungguh tidak enak. Saya sudah merasakannya sendiri, bahkan dua kali” Pesannya setelah mendengar jawaban Hilda, siswa dari unit PKS yang ditanya tentang kepanjangan 5 M.

Para siswa AKS mengikuti audiensi dengan Kapolres Temanggung dengan antusias dan semangat. Banyak siswa yang mengangkat tangan saat diberikan kesempatan bertanya. Diantaranya, Azizah dari Unit PMR menanyakan bagaimana mengedukasi orang yang tidak percaya dengan adanya Covid 19.

Menjawab pertanyaan tersebut, AKBP Burhanuddin menyampaikan bahwa itu merupakan tantangan untuk kita. Beliau berpesan agar jangan menyerah untuk terus mengingatkan dan mengedukasi orang lain, namun jika sudah tidak berpengaruh, itu menjadi tugas bagi pejabat yang lebih berwenang seperti ketua RT, ketua RW, perangkat desa, dan seterusnya, termasuk salah satunya tugas kepolisian.

Shania, Ketua OSIS SMK Swadaya menanyakan tentang izin pertunjukan kesenian di wilayah Kabupaten Temanggung berkaitan dengan kepatuhan terhadap prokes oleh masyarakat. Menurut Kapolres Temanggung, berdasarkan keputusan menteri memang hal tersebut sudah diizinkan apalagi Kabupaten Temanggung termasuk ke dalam Level 3 PPKM. Namun, Beliau menekankan agar dalam pertunjukan kesenian dan hajatan apa pun, proker harus tetap dilaksanakan dengan ketat.

Pertanyaan lain datang dari Taufik dari unit MT tentang apakah orang yang sudah vaksin tetap dapat terkena Covid 19 atau tidak. Menanggapi pertanyaan itu, AKBP Burhanuddin memberikan perumpamaan seperti seorang pengendara motor yang menggunakan helm.

“Sama halnya dengan helm yang tidak bisa mencegak terjadinya kecelakaan, helm hanya berfungsi mengurangi resiko akibat kecelakaan. Vaksinasi juga tidak mencegah penularan, Artinya orang yang sudah vaksin tetap dapat tertular, terutama mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Namun gejala Covid 19 pada orang yang sudah divaksin akan jauh lebih ringan daripada mereka yang tidak vaksin.” Terangnya.

“Orang yang sudah vaksin juga akan lebih cepat sembuh dibanding yang tidak vaksin, karena mereka memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik. Maka, meskipun sudah vaksin, kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan di mana pun.” Tambahnya.

Kesempatan bertanya yang terakhir diambil oleh Elisabeth dari unit OSIS. Ia meminta penjelasan tentang turunnya angka kematian akibat Covid 19 yang diberitakan media.

“Ini merupakan keberhasilan pemerintah dalam penanganan Covid 19. Selain itu, karena kesadaran masyarakat terhadap protokol esehatan sudah meningat, dan semakin banyak yang menerima vaksinasi sehingga kekebalan masyarakat pun meningkat dan tidak mudah tertular,” Jawabnya.

Melihat keaktifan para siswa, Kapolres Temanggung memberikan tanggapan yang positif. “Saya sangat bangga terhadap adik-adik semua.” Aku AKBP Burhanuddin.

“Kemudian yang tidak kalah penting, adik-adik siswa SMK Swadaya, sikap dan tutur katanya luar biasa. Ini sesuatu yang sangat positif, agar ditingkat dan dipertahankan. Karena selain ilmu pengetahuan dan teknologi, akhlak dan perrilaku itu yang penting.” Ungkapnya

Selanjutnya AKBP Burhanuddin juga berpesan agar seluruh guru karyawan dan para siswa tetap mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada agar penularan Covid 19 dapat dicegah dan pandemi segera berakhir.

Ditemui di ruangannya usai audiensi, H. Muhasyim S.Pd., berharap hasil kunjungan Kapolres Temanggung ini segera dapat diketahui oleh seluruh warga SMK Swadaya Temanggung melalui pelaksana tugas tambahan dan wali kelas, sehingga pesan dari AKBP Burhanuddin S.H, S.I.K, M.H dapat ditindaklanjuti dengan semestinya.

“SMK Swadaya berterima kasih telah dikunjungi Kapolres Temanggung. Kesan beliau sangat baik. Dan selanjutnya saya berharap hasil kunjungan ini segera ditindaklanjuti sehingga informasi dari Kapolres dalam tempo singkat segera diketahui oleh siswa melalui wali kelas.” (Nacan)

88 27 Oct 2021